Photobucket

Senin, 07 Februari 2011

Dengarkan dulu, baru bicara..


Pernahkah kamu merasa tidak ada yang mengerti kamu? Bahkan oleh pacar, sahabat, dan orangtua mu?

Pasti pernah. Merasa seperti sendirian di dunia yang begitu luas ini. Dan kita sungguh sangat kecil di dalamnya. Bagaikan debu yang tak tampak bahkan jika dilihat melalui Microskop secanggih apapun.

Di saat kita melakukan sebuah kesalahan kecil, terkadang ada yang menganggapnya sangat fatal. Bahkan mereka hanya bisa menjugde dan berkomentar miring tentang kita, tanpa mau tahu mengapa hal itu bisa terjadi.

Atau di saat kita sedang memiliki masalah, dan mencoba berbaginya ke sahabat-sahabat atau orang yang sangat kita percayai, namun mereka tidak sungguh-sungguh mendengarkan kita. Sakit hati? Pasti. Apalagi mereka adalah orang terdekatku. Orang yang kita percayai akan selalu ada di saat kita membutuhkan.

Atau ketika Orangtua kita tak mau mendengar penjelasan kita. Dan tak mau percaya pada kita lagi.

“Sungguh rasanya kita ingin lari..
Ke tempat dimana kita amat dimengerti..
Dan tak perlu menghadapi ini sendirian..”

But guys, berarti kita sungguh egois. Kita tidak melihat masalah ini menggunakan kacamata yang lain. Sesekali kita juga harus berkaca.

Apakah diri kita telah mengerti orang lain?
Apakah diri kita telah mendengarkan orang lain?
Apakah kita selalu berpositive thinking terhadap orang lain?

Jika jawabannya adalah TIDAK, maka berhentilah merasa bahwa tidak ada yang cukup mengerti kita. Karena tidak mungkin orang lain akan mengerti kita, jika kita tidak pernah mau mengerti orang lain. Dan tidak mungkin orang lain akan mendengarkan kita, jika kita tak pernah mengurangi sedikit ego kita untuk berhenti bicara dan berbalik mendengarkan. Dan juga tidak akan mungkin orang lain akan berpikir positive dengan kita, jika otak dan hati kita sendiri selalu dipenuhi dengan pikiran negative tentang orang lain dan bahkan tentang diri kita sendiri.

Jadi intinya, tidak semua hal yang kita inginkan akan kita dapati begitu saja tanpa adanya usaha. Semuanya tergantung sikap kita. Apa yang kita perbuat terhadap orang lain, maka itulah yang akan kita dapat. Jika kita baik terhadap orang lain, maka dengan sendirinya orang itu akan baik juga terhadap kita. Jadi mulailah untuk sedikit berbicara dan banyak mendengarkan. Karena dengan cara itulah kita akan dimengerti oleh orang lain ^^.

Senin, 31 Januari 2011

Negeriku antah berantah

Di sebuah negeri antah berantah
Dipimpin oleh seorang pengeluh
Ia selalu berkeluh kesah di depan rakyatnya
Ia  selalu minta diperhatikan tapi tak pernah memperhatikan

Di Negeri ini semuanya serba terbalik
Yang seharusnya memimpin tapi malah dipimpin
Yang kaya pura-pura miskin
Yang miskin dipaksa berpura-pura kaya
Yang dusta banyak bicara
Yang jujur hanya bisa diam

Negeri ini layaknya hutan belantara..
Siapa yang kuat, dialah yang akan menang
Yang lemah, jangan ditanya…
Negeri ini memang hutan belantara..
Karena hanya akan ada predator dan para mangsanya

Negeri apakah itu??
Itulah negeriku..
Negeri yang makmur tapi rakyatnya tergusur
Negeri yang kaya tapi rakyatnya nestapa

Oh Tuhan, negeriku sungguh antah berantah..

oleh: Amelia Lingga Rizky

Peristiwa Dibalik UAS

UAS telah usai. Namun efek-efeknya masih terasa hingga sekarang. Seperti pusing-pusing gak karuan, ketawa ketiwi gak jelas, de el el. Ironis sih, tapi itulah faktanya. Maaf ya, mungkin aku terlalu mendramatisir keadaan. Tapi kurang lebih ya begitu. Hihi

Ini pengalamanku ketika UAS kemarin,

Senin, 24 Januari 2011
Ujian hari pertama

Diawali dengan Bahasa Indonesia. Alhamdulillah gak susah, hanya saja tangan dan leher ini jadi pegel-pegel. Soal ujiannya memang gak banyak, tapi jawabannya harus satu lembar penuh. Untungnya, pengawasnya gak galak. Jadi ngerjain ujiannya bisa relaks, gak tegang. Eitts, jangan negative thinking ya, aku gak nyontek lo. Haha

Kemudian dilanjutkan dengan ujian Agama Islam.
Lancarr???
Lancar ngarangnya, hehe.

Selasa, 25 Januari 2011
Ujian hari kedua

Tiba di kampus jam 08.00 pas alias telattt. Yah gitu lah nasib anak Busway, kalo buswaynya datang telat berarti aku juga bakalan telat. Takut pasti. Gimana enggak, hari ini ujian Daspro teori. Dan waktunya cuma satu sesi yaitu 50 menit!!. Untung aja pas aku datang, dosen yang ngawasnya agak telat. Alhamdulillah..

Pengawas pun datang. Soal ujian pun dibagikan secara ADIL dan RATA. Tapi baru baca soal nomor satu, aku langsung terkejut. Apaan nih??.
Ujian berlangsung dengan sunyi senyap. Semua sibuk mencari jawaban di segala sumber yang ada, seperti modul, catatan, buku Bahasa C, dll. Susah sih, tapi alhamdulillah setidaknya ada 2 soal yang aku yakin aku pasti benar ^^. Amin..
Keluar dari ruangan, wajah semua teman-temanku (termasuk aku) kusuttt banget. Hehe..
Kami semua terkena efek-efek Daspro.
Diam tanpa kata..
<D’Masiv mode on>

Ujian kedua, Bahasa Inggris. Lancarrrrrrrrr, alhamdulillah. Yang keluar sesuai banget dengan yang dibilang Pak Chondra, yaitu passive voice dan comparison. Ada beberapa soal yang agak membingungkan, tapi aku tetap berusaha menjawabnya. Mudah-mudahan bisa dapat nilai yang terbaik, amin..

Rabu, 27 Januari 2011
Ujian hari ketiga

Diawali dengan PBD. Awalnya lumayan lancar, tapi pas tiba di soal bagian Xpath dan Xml agak macett. Ya mungkin itu salahku sendiri, aku kurang memperdalam materi xpath dan xml.
Tapi aku tak menyerah. Aku tetap berusaha menjawabnya sesuai kemampuanku.
I have done it with my best.
And now, aku harus mempasrahkan semuanya pada ALLAH SWT..

Kemudian dilanjutkan dengan PTI. Open Book. Alhamdulillah lancar, karena di materi yang aku fotocopy dari Rani semuanya ada. Makasii Rani J.
Tapi ada dua soal yang membingungkan. Tentang pengertian Network Administrator dan perbedaan CLI dan MDI. Kagak ngerti saya, hehe.

Kamis, 28 Januari 2011
Ujian hari keempat

Sisop. Kaget banget pas liat soalnya. Jauhhhh dari perkiraan. Kirain cuma tentang algoritma penjadwalan aja, eh gak taunya ada tentang LINUX juga. Bahkan dari 5 soal, 3 soal tentang LINUX. Waduhh, mau jawab apa nih?!

Dilanjutkan dengan ujian Daspro praktek. Cuma 1 soal sih, tapi beranak pinak!. Dalam 1 program harus ada 4 fungsi void, gimana caranya? Dan setiap void menggunakan 4 parameter? Makin bingung jadinya..

Jum’at, 29 Januari 2011
Last Day!!

Orkom. Alhamdulillah lancarr J. Materinya sesuai dengan yang Pak Agus bilang. Happy deh..
Alhamdulillah selesai juga ujiannya. Tinggal menunggu hasil.
Ya ALLAH, mudah-mudahan aku dan teman-temanku bisa mendapat nilai yang terbaik. Amin..
:D

Selasa, 18 Januari 2011

Future??

Talking about future, so we’re talking about dreams, hopes or wishes. You know, when I was 6th years old, I’ve been dreaming to be a Doctor. Yeah, maybe it was every children’s dream. It’s so usual. Too ordinary, I guest.
But when I was 15th, my dream was changed. I want to be a Chemist. Do you know a chemist? . I didn’t know why. But I like study chemistry. So much. Even some people think that chemistry was difficult, but I don’t think so. So that’s why, my chemistry’s score always high. Hehe, not to show off but it’s real. You have to believe it. ^^
You know friends, I failed. I couldn’t make my dream come true. I’ve been failed in UGM test. So I couldn’t take Chemistry program in UGM. I really really feel sad. And for awhile, I think I was a loser. A big loser. But I realized, it wasn’t the end of my life. My life must go on, must’n it?
So, my next dreams are
  • I want get high IP, maybe 3,5 until 4 (Amin..)
  • Active in many organizations at Campus (such as IMMPB, HMTI, etc.) 
  • Get scholarships
I think that’s all my dreams for now. Later, i'll continue it. Bye bye

lelah..


Batam, 26 Desember 2010

Aku lelah berlari
Mengejar dan mengejar dirimu yang terus saja berlari..
Aku lelah bertahan
Menghadapi kamu yang tak juga mau mengerti
Dan kini,
Aku telah mencapai titik nadir..
Hingga menangis pun aku tak sanggup
Hingga senandung hati ku pun tak terdengar lagi
Selain lirih

Selasa, 11 Januari 2011

Mengapa kita menangis ?

Pernah ada yang bertanya, mengapa kita menangis? Karena Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi wa Salam menganjurkan kita agar menangis. Menangislah karena Allah, sebab menangis karena Allah adalah perbuatan mulia. Bahkan Allah akan memberikan dua hal bagi orang yang menangis karena Allah.

Pertama, mendapatkan cinta Allah. Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi wa Salam bersabda, ‘Tidak ada sesuatu yang lebih dicintai Allah karena takut kepada Allah selain dua tetesan dan dua bekas. Yakni tetesan air mata takut kepada Allah dan tetesan darah yang mengalir di jalan Allah. Ada dua bekas yakni bekas dari jihad di jalan Allah dan menunaikan salah satu yang Allah tetapkan.’ (HR. Tirmidzi).

Kedua, tidak akan dimasukkan ke dalam api neraka. Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi wa Salam bersabda, ‘Dua mata yang tidak akan tersentuh api neraka, yakni mata yang menangis karena takut kepada Allah dan mata yang terjaga karena waspada di jalan Allah (HR. Tirmidzi).

KIta dengan segala kesibukan duniawi kita seringkali lupa diri sehingga sadar atau tidak kita melakukan dosa dan kesalahan yang menyebabkan Allah memberi kita berbagai macam ujian, cobaan dan musibah. Menangis karena Allah menjadi titik balik kesadaran kita menemukan diri sendiri. Kita menjadi manusia yang memiliki sebuah kesadaran diri bahwa dimanapun kita berada dan kapanpun, Allah senantiasa melihat apa yang kita kerjakan.

Jadi, menangislah karena Allah!

(sumber: http://jaen2006.wordpress.com/)

Kamis, 02 Desember 2010

Dengarkan curhatku.. (vierra mode on)


Senin, 22 November 2010

Liburan yang panjang (seminggu) telah berakhir. Akhirnya, kuliah juga. Libur seminggu rasanya seperti libur sebulan. Lamaa banget rasanya. Bosan. Apalagi gak liat Sunny, rindu rasanya ^^
Tapi libur seminggu itu berguna juga. Aku akhirnya bisa mengenyahkan si MANTAN itu dari hati, pikiran, dan hidupku. Sukses!!. Aku bisa benar-benar melupakan MANTAN, haha. “Ke laut aja lah dia.. “ pikirku.

Aku tiba di kampus kepagian. Makanya si Gundul dan Tulang belum datang. Baru aja sampai, aku dipanggil Kak Poni. “Oh iya aku kan mo minjem buku dia” aku baru ingat. Udah gitu, aku duduk di bangku dekat tangga. Niatnya sih baca bukunya Kak Poni sambil nunggu si Gundul dan Tulang datang. Sedang asyik-asyiknya baca, eh ternyata sosok yang tidak diinginkan itu muncul. MANTAN. Dan tanpa sengaja terlihat olehku. Tapi aku cuek aja (Beda banget, saat aku masih menyukainya aku pasti dag dig dug gak karuan gitu kalo ngeliat dia, tapi sekarang biasaaa aja).

Dan anehnya udah jadi MANTAN, malah ketemu terus. Di kantin. Di mushola. Tapi aku udah mati rasa sama manusia dingin itu. Udah gak perduli sama sekali. Ilfil lebih tepatnya.  Apapun yang dia perbuat, tidak menarik perhatianku lagi. Whatever lah. Haha
Rasanya bebas banget, seperti lirik lagu :
I’m free..
I’m free like a bird..

Rabu, 24 November 2010

Waduuhh, udah jam 7 kelewat 15 menit busway gak datang-datang juga!!
Nunggu..nunggu..nunggu..akhirnya jam 7 kelewat 25 menit nongol juga buswaynya. Rame banget ternyata.
Alhasil nyampe di kampus jam 8. Telat!!! Dari jauh aku liat Sunny. Dia juga baru datang. Aku segera berjalan cepat, biar bisa satu lift sama dia (taktik lama). Tapi langkahnya cepet banget. Gak kesusul. Dan akhirnya, dia naik duluan. Yahh, gak satu lift deh. KECEWA 

Kamis, 25 November 2010

What a wonderful day!” , Sungguh senangnya hari ini. Bagai mendapat rejeki di siang bolong.
(Haha ^^). Hari ini ketemu Sunny di kantin. Tumben. Gak pernah-pernah ngeliat dia di kantin. Dan dia duduk di bangku tempat aku duduk!.. yah, walaupun dipisahkan oleh orang-orang (sebut saja mawar dan melati :P). Cuaca menjadi cerah seketika. Ngeliat dia makan, bikin nafsu makan aku bertambah. Tapi kebahagiaanku tidak berlangsung lama. Tiba-tiba MANTAN (You know who) datang dan merusak suasana. Tiba-tiba suasana menjadi kelam. Hatiku jadi mendung. Tiba-tiba petir (di hatiku), si MANTAN ini duduk di depanku!!. TIDAAKKKKK, rasanya ingin berteriak saat itu juga. Untungnya bisa kucegah.  Dan karena sempit, si Sunny pindah. Yaaahhhh..kecewa berat deh L. Jadi gak nafsu makan. Terpaksa deh makannya sambil ngelirik-ngelirik ke belakang. Mmm..Ya gak apa-apa deh, biar jauh tapi tetap dekat di hati. Hehe..

Eh, ketemu dia lagi di lift. Senengnya. bukan main ^^.. Meleleh jadinya.
Untungnya gak pingsan. Malu dong, entar dia kira aku letoy lagi. Haha

 Dari tempat kerja, aku dan Gundul langsung pulang. Eh ternyata, di luar hujan deres banget. Yah terpaksa hujan-hujanan deh. Dan tak lama kemudian, kendaraan favorit kami pun lewat (sebut saja JONO). Sesampainya di rumah Tulang sms kalo dia ngeliat Sunny. Tanpa pikir panjang, aku suruh Tulang buat nyampein salam aku untuk si Sunny (maksudnya sih cuma bercanda).Aku kira si Tulang pake hape temennya. Eh gak taunya itu hape orang lain dan alhasil sms-ku dibaca sama yang punya tuh hape. Duuuuuhhhhhhhh, bodoh banget..
Malu..malu..malu..
Gimana nih?
Apa gak usah ke kampus aja besok?
Aduuuuuhhhhh..
HELP!!

Jum’at, 26 November 2010

Aku berdo’a agar tidak bertemu dia hari ini. Aku tak sanggup kalau harus bertemu dengannya. Mengingat kejadian memalukan semalam, “Oh tidaaaakkkk..”. Dan ternyata Allah mengabulkannya. Sepanjang hari ini aku tidak berjumpa dengannya. Di kantin gak ada. Di koperasi (yang merupakan tempat favoritnya ) juga gak ada. Dimana-mana gak ada. “Gawat..” pikirku. Jangan-jangan aku gak bakal ketemu dia lagi. Akhhhhh, aku jadi senewen dibuatnya..

Menghabiskan waktu di 601 ternyata mengasyikkan. Ngadem sambil jadi dubber amatiran film drama korea bareng Gundul dan Tulang. Ternyata, kami berbakat menjadi dubber (narsis abiss). Haha..

Aku ngeliat dia bicara sama cewek (aku kenal sih). Serius banget. Aku jadi lesu seketika.
Oh tidaakkkk, inikah rasanya cemburu??
Ntah apa istilah ilmiahnya, yang penting ini namanya cemburu.

Udah jam 5. Aku dan Gundul harus segera pergi. Saatnya mencari tebengan. Dan korbannya adalah Lopez dan Pak Bus. Haha
Kami mencoba merayu mereka. Segala rayuan maut pun dicoba. Akhirnya mereka luluh juga. (Gampang banget dirayu J) Hahaha..
Tiba di parkiran, rupanya Gundulnya si gundul juga mo pulang. “Oh senengnya..” ucap Gundul senang. Gundulnya si gundul pun berlalu pergi. “Yah, rejekinya si gundul..” pikirku. Tak lama kemudian, Sunny muncul!! Oh tidak, dia juga mau pulang!.
” Kok bisa barengan ya?” pikirku.
Giliran aku yang senyum-senyum sendiri. Dan giliran Gundul yang tersenyum melihat tingkahku.

Sabtu, 27 November 2010

Nonton Dahsyat di Ocarina, bareng Gundul dan Tulang. Awalnya sih asyik-asyik aja. Liat Olga yang lucu banget. Kilau yang bener-bener kinclong (putih banget). Tapi makin lama, makin dahsyat juga panasnya. Gak tahan. Kami pun pergi ke Kampus. Niatnya sih numpang ngadem. Tapi ternyata kampus sepi. Cuma ada kakak-kakak yang ikut PMB. HIMA lagi dibersihin. Gak bisa ngadem deh. Pulang sajalah..

Minggu, 28 November 2010

Menghabiskan waktu di rumah seharian, ada enaknya juga. Bisa nyantai-nyantai, melepas lelah setelah lima hari disibukkan oleh kuliah dan magang. Asiik..

Malamnya, tak kusangka dan tak kuduga. MANTAN sms!!
“Tumben banget..” pikirku.
Karena aku masih punya rasa hormat pada orang yang lebih tua, maka aku membalas sms-nya (sebenarnya sih gak mau ).
Kemudian dia membalas sms-ku dengan kata-kata yang sok banget, sok gak butuh gimanaa gitu.
Yah, tapi ya sudahlah dia sms atau enggak pun udah gak ngaruh lagi.
Beda kalo Sunny yang sms aku. Pasti aku langsung ketawa guling-guling saking senengnya. Haha :)
Sunny, sms aku dong..
(ngarep mode on)