Photobucket

Sabtu, 15 Oktober 2011

Busway, I'm in Love


Rabu, 5 Oktober 2011

Sore itu, aku dalam perjalanan pulang dari kampus. Kira-kira jam 5 gitu, entahlah aku tidak begitu mengingat waktu sejak kejadian yang menyenangkan itu.
Flashback dulu yaa..
Sebenarnya jam kuliahku hari itu cuma sampai jam 12, namun karena ada rapat IMMPB, aku mengurungkan niatku untuk segera pulang. Aku dan sahabatku Rani menunggu cukup lama demi rapat itu. Karena rapatnya dimulai jam 16.20 sedangkan kami udah gak ada jam kuliah lagi. Alhasil aku dan Rani menunggu sampai bosan. Cari kegiatan sana sini. Bosan bangett..
AKhirnya datang juga jam 5, aku dan Rani segera menuju ke musola, karena rapatnya di adakan disitu. Ehh, sesampainya kami di sana, ternyata gak jadi rapat. Sebel banget gak sih  dengernya, sia-sia banget !! . Kami pun memutuskan untuk pulang.
Seperti biasa, ritual pulang ku ialah naek carry atau Jono (red: Jodoh-Nongsa), kemudian berhenti di halte depan MM. Dan kemudian dilanjutkan dengan naik Busway.
Saat itu, Busway tujuan Batam Centre- Sekupang sepi banget, jadi aku bisa memilih tempat yang kursinya cuma satu. Asyikkk duduk sendirian, mo ngapain aja bisa.
Entah kenapa sore itu, aku ngantukk banget. Mungkin karena kelamaan nunggu. Aku pun mulai terlelap. 
Tak terasa, bus ku menghampiri halte depan Gelael sei.panas. Tiba-tiba mataku tertuju pada sesosok yang memasuki bus ku itu. Rasa kantukku pun hilang. Bener-bener gak ngantuk sama sekali. Cowok itu. Subhanallah,, ganteng banget.. Ahh,, rasanya kayak mimpi. Busway yang dekil and penuh gak karuan itupun gak terasa lagi bagiku.. Semuanya terasa indah saat itu,, ^^

Kamis, 28 Juli 2011

Puisi

Maybe


I’ve been ran for a long time..
To find out the meaning of my life
But it was so hard to get
Even in the darkness of moon
Till in the shining sun on the clearest sky
Should I keep running?
Or should I stop..
And found out that I was useless at all
Or maybe I should keep running, and try to seek another truths about me..
So maybe, I could get another pieces of me
Which is satisfied, which is useful..  
and I could feel a little bit proud to my self
I don’t know..
Really don’t know..

Senin, 11 Juli 2011

My mom is a Korean Fever !!!

Oh,, I'm really glad now, cause my problem with my Mom has solved yet. I should say thanks to Allah SWT ^^.

But, actually there's one problem left. Did I ever tell you, that my Mom getting 'a Koren Fever' ??. Oh pliss, let me tell you. Since she watched Playful Kiss on my laptop. She was really going crazy about that drama. And you know, she is really really like Baek Seung-Jo character and Oh Ha Ni character...

And that's why, She always watches that drama over and over again. Until I'm feel really boring. Ohh,, she is really make me confused (^^)?. And it's not over yet. She was also watched another Korean drama, such as 'He was Cool', and '100 Days with Mr.Arrogant'. Oh God,, she is really getting a Korean Fever !!!. What should I do to stop this ???

Kamis, 09 Juni 2011

puisi baruu


Kenyang

Bayang hitam itu mencekat langkahku
Merasuk hingga ke batas nadirku
Aku sesak..
Nafasku sengal
Aku limbung dalam dekapan bimbang
Terjatuh dan tak mampu lagi bangkit
Optimisku pudar..
Termakan oleh penyakit-penyakit hati
Ku telan saja bulat-bulat sisa-sisa harapan itu
Hingga kenyang..


Batam, 3 Juni 2011

Kugantungkan asa ku di pelupuk senja
Berharap malam dapat mendekapnya erat
Kugantungkan cita ku di pohon-pohon optimistis
Berharap angin luput untuk menghembusnya pergi

Tapi..
Bagimu, itu semua hanya fiksi
Yang dapat kau tertawakan dan kau caci..

Jumat, 11 Februari 2011

Masih..


Malam ini masih seperti kemarin
Temaram bulan yang terjerat oleh malam sunyi
sayup-sayup padang ilalang yang sendu
Bintang-bintang yang bergemintang
Kearoganannya dingin
Semua masih sama

Dan, aku juga masih seperti kemarin
 Masih terpaku dalam detik-detik yang kupunya
Menatap bulan yang enggan tersenyum
Menggapai bintang yang tak terjamah itu
Semua masih sama


Senin, 07 Februari 2011

Dengarkan dulu, baru bicara..


Pernahkah kamu merasa tidak ada yang mengerti kamu? Bahkan oleh pacar, sahabat, dan orangtua mu?

Pasti pernah. Merasa seperti sendirian di dunia yang begitu luas ini. Dan kita sungguh sangat kecil di dalamnya. Bagaikan debu yang tak tampak bahkan jika dilihat melalui Microskop secanggih apapun.

Di saat kita melakukan sebuah kesalahan kecil, terkadang ada yang menganggapnya sangat fatal. Bahkan mereka hanya bisa menjugde dan berkomentar miring tentang kita, tanpa mau tahu mengapa hal itu bisa terjadi.

Atau di saat kita sedang memiliki masalah, dan mencoba berbaginya ke sahabat-sahabat atau orang yang sangat kita percayai, namun mereka tidak sungguh-sungguh mendengarkan kita. Sakit hati? Pasti. Apalagi mereka adalah orang terdekatku. Orang yang kita percayai akan selalu ada di saat kita membutuhkan.

Atau ketika Orangtua kita tak mau mendengar penjelasan kita. Dan tak mau percaya pada kita lagi.

“Sungguh rasanya kita ingin lari..
Ke tempat dimana kita amat dimengerti..
Dan tak perlu menghadapi ini sendirian..”

But guys, berarti kita sungguh egois. Kita tidak melihat masalah ini menggunakan kacamata yang lain. Sesekali kita juga harus berkaca.

Apakah diri kita telah mengerti orang lain?
Apakah diri kita telah mendengarkan orang lain?
Apakah kita selalu berpositive thinking terhadap orang lain?

Jika jawabannya adalah TIDAK, maka berhentilah merasa bahwa tidak ada yang cukup mengerti kita. Karena tidak mungkin orang lain akan mengerti kita, jika kita tidak pernah mau mengerti orang lain. Dan tidak mungkin orang lain akan mendengarkan kita, jika kita tak pernah mengurangi sedikit ego kita untuk berhenti bicara dan berbalik mendengarkan. Dan juga tidak akan mungkin orang lain akan berpikir positive dengan kita, jika otak dan hati kita sendiri selalu dipenuhi dengan pikiran negative tentang orang lain dan bahkan tentang diri kita sendiri.

Jadi intinya, tidak semua hal yang kita inginkan akan kita dapati begitu saja tanpa adanya usaha. Semuanya tergantung sikap kita. Apa yang kita perbuat terhadap orang lain, maka itulah yang akan kita dapat. Jika kita baik terhadap orang lain, maka dengan sendirinya orang itu akan baik juga terhadap kita. Jadi mulailah untuk sedikit berbicara dan banyak mendengarkan. Karena dengan cara itulah kita akan dimengerti oleh orang lain ^^.